Minggu, 03 Februari 2013

Mulai Bertugas, Menlu Baru AS Telepon PM Israel & Presiden Palestina

Novi Christiastuti Adiputri - detikNews style="clear: both; text-align: center;"> John Kerry (AFP) Washington - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) yang baru, John Kerry, mulai menjalankan tugas barunya. Dalam telepon diplomatik perdananya, Kerry menghubungi Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Palestina Mahmud Abbas. Hal tersebut dilakukan Kerry untuk menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan perdamaian antara Israel dan Palestina. Dalam telepon diplomatik yang dilakukan Kerry pada Minggu (3/2) waktu setempat tersebut, Kerry juga menghubungi secara langsung Presiden israel Shimon Peres. Demikian seperti disampaikan juru bicara Kementerian Luar Negeri AS, Victoria Nuland dan dilansir AFP, Senin (4/2/2013). Kepada PM Netanyahu, Kerry menyampaikan komitmennya dan menegaskan dukungan pemerintah AS bagi Israel. Menurut Nuland, Kerry juga mengutarakan komitmennya dalan mewujudkan perdamaian antara Israel dan Palestina. Sedangkan PM Netanyahu yang kembali terpilih untuk periode ketiga menjelaskan kinerjanya dalam membentuk pemerintahan Israel yang baru. Kepada Presiden Abbas, Kerry mengutarakan niat AS untuk membantu Palestina. "Berjanji untuk melanjutkan upaya dengan Kongres untuk memberikan bantuan dana bagi Palestina dan memfokuskan pada langkah-langkah positif yang dilakukan Israel dengan melepaskan pajak pendapatan," terang Nuland. Pekan lalu, Israel mencairkan tarif dan pajak sebesar US$ 100 juta yang selama ini dikumpulkan atas nama otoritas Palestina. Dana tersebut selama ini dibekukan oleh pemerintah Israel, sebagai bentuk hukuman karena Palestina mendapatkan peningkatan status sebagai negara non-anggota di PBB. Perundingan damai antara Israel dengan Palestina terhenti sejak September 2010 lalu. Gara-garanya Israel masih melanjutkan pembangunan pemukiman di wilayah Tepi Barat dan Yerusalem Timur yang jelas-jelas memecah wilayah Palestina. Selain menelepon kepala negara dan kepala negara Israel dan Palestina, Kerry juga menelepon sejumlah tokoh penting lainnya, seperti Perdana Menteri Jepang, Menteri Luar Negeri (Menlu) Korea Selatan Kim Sung-hwan, Menlu Turki Ahmet Davutoglu, Menlu Kanada John Baird dan Wakil Menlu Meksiko Jose Antonio Meade Kuribrena. Selain memperkenalkan diri, Kerry rata-rata membicarakan isu-isu regional dengan tokoh-tokoh diplomatik tersebut. (nvc/mad)SUMBER:DETIK NEWS